You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Tawassul Dengan Silsilah At-Tijaniyah

بسم الله الرحمن الرحيم اللهم صل على سيدنا محمد الفاتح لما أغلق والخاتم لما سبق ناصر الحق بالحق والهادي إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم

Elsubha.com – Tawassul Dengan Silsilah At-Tijaniyyah

Yang kiranya pantas kusebutkan dalam buku ini adalah sya’irku, yang kuberi judul An-Nafhah Al Arîhah fit-Tawassuli bi Ahli Silsilatî At-Tijaniyyah. Orang yang membacanya kala kondisinya sulit, insya Allah dengan keberkahan ahli silsilah ini kesulitannya itu segera berubah menjadi kelapangan. Cara membacanya diawali dengan bacaan sholawat Fatih sebanyak 3 kali dan ditutup pun dengan itu. Demikian sya’ir tersebut:

بِسْمِ اللَّهِ الْمَوْلَى الْفَرَجِ # وَالْحَمْدُ لَهُ طُولَ الْحُجَجِ

وَصَلَاةُ اللَّهِ عَلَى الْمُخْتَ #ارِ النُّوْرِ الْبَرَجِ

Dengan nama Allah, Tuanku pemberi kelapangan # segala puji bagi-Nya sepanjang tahun

Semoga sholawat Allah terlimpah pada sosok terpilih; # Muhammad; sang cahaya nan gugusan bintang

مَوْلَانَا نَفْسِي قَدْ ظَلَمْتُ # وَغَدَوْتُ فِي الْعِصْيَانِ الخرج

وَإِذَا نَظَرْتُ غَيًّا هَرَعْتُ # يَجْرِى عَدُوًّا نَحْوَ الْعِوَجِ

Tuan kami, jiwaku ini telah berbuat zhalim # aku pun terus saja berbuat kemaksiatan

Jika kulihat penyelewengan, # akupun bersigera lari padanya

وَإِذَا نَظَرْتُ رُشْدًا وَكَعْتُ # وَسَعْتُ لِلشَّرِّ وَلِلَّهْوِ

رَكَنْتُ الْجِسْمِ وَحَدِمْتُهُ # كَالْبَهِمِ فَصَارَتْ فِي حَرَجٍ

Jika kulihat petunjuk, akupun menentangnya # semena-mena berbuat keburukan dan hal yang melalaikan

Jiwakupun tunduk pada jasad seraya berkhidmah padanya # persis seperti hewan, sehingga jiwaku berada kesulitan

تَبِعْتُ مَا يُوْقِعُهَا فِيْهِ # سُلْطَانٌ هَوَاهَا ذُو الْمَرَجِ

أَغَرَّاهَا إِبْلِيسُ فَطَغَتْ # مُسْتَحْسَنَةً فِعْلَ الْهَمَجِ

Jiwaku mengikuti alur itu dan terjerumus # kekuasaan hawa yang menggembalakan

Iblis pun menyelewengkan jiwaku sehingga durjana # menganggap baik perbuatan biadab

نَبَذْتُ كُلَّ الْخَيْرَاتِ وَلَمْ # تَأَلَّفْ أَيْضًا غَيْرَ الْحَرَجِ

يَا نَفْسُ انْكَفِي عَنْ خَطَا # وَإِذَا تُمْتُ الطَّاعَاتِ لَجَى

Jiwakupun telah melempar segala perbuatan baik, meski demikian jiwaku belum merasa puas

Wahai jiwa, berhentilah engkau dari berbuat salah # dan jika engkau cium adanya perbuatan baik maka tekunilah

يَا نَفْسِي رَبُّكَ ذُوْ بَطْشٍ # فَأَخْشَى سَطْوَتَهُ وَانْتَهِجِي

يَا نَفْسِي يَكْفِي تَقْصِيرًا # وَكَفَى مَا فَاتَ مِنْ الْهَرَجِ

Wahai Jiwaku, Rabbmu memiliki balasan # aku takut akan balasan siksa-Nya, maka ikutilah jalur-Nya

Wahai jiwaku cukuplah engkau lalai # dan cukuplah fitnah yang pernah kau perbuat

أَفَلَمْ يَرْدَعُكَ عَنِ الْعِصْيَا # نِ سُقُوْطُكَ فِي دَرْجِ الْوَهِجِ

يَا نَفْسِي أَتِعِظِي بِالْمَوْتَى # وَاتَّهِجِي مَنْهَجَ خَيْرَ نَحِي

Tidak cukupkah pengalamanmu jatuh pada kehausan nafsu # mampu mencegahmu dari perbuatan maksiat

Wahai jiwaku, tidakkah engkau temasehati dengan kematian yang akan datang, oleh karena itu, berjalanlah pada jalan yang memberikan keselamatan yang baik

يَا نَفْسُ أَحِي وَابْتَهِلِي # اللَّهِ وَدَوْمِي فِي اللُّجَجِ

مُتَشَفِّعَةً مُتَوَسِّلَةَ # بِالْهَادِي الْقُرَشِيِّ الْبَهِيجِ

Wahai jiwa, berusahalah menampik (gangguan itu) dan mohonlah pada Allah dan terus memohon dengan berkeras hati

Memohon syafa’at dan bertawassul dengan (Nabi Muhammad Saw) yang indah; sang pemberi petunjuk dari kaum Quraisy

طَهَ ذِي الْجَاهِ أَبَى الزَّهْرَا # جَدَّ الْحُسَيْنِ أَبِي الْفَرَجِ

الْفَاتِحِ مُنْغَلِقَ الْأَبْوَا # بِ البِرِّ النَّافِي لِلْحَرَجِ

Thoha yang memiliki kedudukan di sisi Allah, ayahnya Fatimah Az-Zahra, # Kakeknya Al Husain; adalah bapaknya kelapangan

Pembuka ragam puntu tertutup, # yang baik lagi menafikan kesulitan

الْخَاتِمِ لِلرُّسُلِ الْفُضَلَا # ءِ مُرَقِّيْهِمْ أَعْلَى الدَّرَجِ

النَّاصِرِ دِيْنِ الْحَقِّ بِهِ # الْبَدْرِ الْهَادِي ذِي الْبَلَجِ

Sang penutup para Rasul yang unggul, # beliaulah yang membuat para Rasul lain menaiki derajat tinggi

Penolong agama Allah dengan kebenaran dari-Nya # sang purnama lagi memberi petunjuk dengan kegembiraan

عَيْنِ الْحَقِّ الْكَنْزِ السَّامِي # ذِي الْأَخْلَاقِ الْعُظْمَى الْبَلِجِ

نُوْرِ الأَكْوَانِ هُوَ الْآتِي # بِالدِّيْنِ السَّمْحِ الْمُنْبَلِجِ

Mata kebenaran, perbendaharaan yang luhur, pemilik akhlak agung nan berseri wajahnya

Cahaya alam semesta, sosok yang datang membawa agama yang toleran nan jelas

بَحْرَ الْعِرْفَانِ وَمَعْدَنِهِ # غَوْثَ الْمَلْهُوْفِ وَكُلِّ نَخَى

مُخْتَارَ اللَّهِ وَرَحْمَتُهُ # الشَّافِعُ فِي الْيَوْمِ الْحَرَجِ

Lautan ma’rifat nan logam mulia, penolong yang sedang dirundung duka dan semuanya akan selamat

Pilihan Allah dan simbol rahmat-Nya, sang pemberi syafa’at di hari sulit

ذِي الْخَوْضِ الْمَوْرُودِ الْأَسْمَى # وَالْعِزَّ الْأَثْمَى وَالْأَرَجِ

وَبِخَتْمِ الْقَوْمِ وَسَيِّدِهِمْ # سِبْطِ الْعَدْنَانِ الْبَهِجِ

Pemilik telaga yang terkenal# nan pemilik kemuliaan yang paling tinggi nan harum semerbak

Dan (aku bertawassul) dengan penutup wali dan penghulu mereka, # putra keturunan Adnan yang menggembirakan

أَعْنِي الْقُطْبَ الْمَكْتُوْمِ # لَاذَ الْخَائِفُ حَشْرًا مِنْ وَهِجِ

هُمْ عَيْثُ اللَّاحِي التِّجَانِي # أَحْمَدَ الْمُفَدِّى بِالْمَهِحِ

Yang kumaksud adalah sang wali Quthub yang tersembunyi nan brpijar kedudukannya # orang yang takut akan berlindung dibawah golongan beliau

Beliau adalah penolong, tempat berlindungnya pengamal Tijany; (syaikh) Ahmad yang rela mempertaruhkan dengan darah

تَاجَ الْأَقْطَبِ مُمِدُّهُمْ # شَيْخَ الْإِنْحَابِ إِلَيْهِ عَجِّ

كَهْفَ الْغُرَبَاءِ وَبَابَ رَسُ # ولِ اللهِ فَلُذْ حُبِّى وَلِجِ

Mahkotanya para wali Quthub serta yang menyalurkan madad pada mereka # Syaikh yang nantinya disoraki permintaan tolong

Naungannya orang yang terasingkan, pintunya Rasulullah, # maka berlindunglah dengan kecintaan, engkau (akan) masuk golongannya

شَمْسَ الْعِرْفَانِ وَمَصْدَرَهُ # مِنْهُ كُلَّ الْأَسْرَارِ تَجِي

يَنْبُوْعَ الْعِلْمِ وَمَعْدَنِهِ # مَنْ جَاءَ بِنَهْجِ كَالسُّرُجِ

Matahari dan sumbernya ma’rifat, # dari beliaulah segala asrar datang

Sumber dan pusatnya ilmu # sosok yang datang denga manhaj yang terang seperti pelita

أَوْرَادٌ رَتَّبَهَا الْهَادِي # لَا تُبْصِرْ فِيهَا مِنْ عِوَجِ

لَا يَسْتَنْقِصُهَا إِلَّا مَنْ # أَعَمَّاهُ اللَّهُ عَنِ الْبَلِجِ

Ragam wiridan yang disusun oleh Al Hadi (Rasululah)# engkau tidak akan lihat penyelengan di sana

Tidak ada orang yang mengurangi kadarnya kecuali orang # yang Allah halangi ia dari kegembiraan

وَشُرُوطٌ أَوْضَحَ مِنْ شَمْسٍ # لَا تُنْكِرُ إِلَّا مَنْ سَجَّ

وَضَمَانَاتِ غَرَّاءٍ أَتَتْ # عَنْ خَيْرِ الرُّسُلِ الْمُنْبَهِجِ

Ragam persyaratan (thariqah beliau) paling jelas daripada sinar matahari # tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang yang (jiwanya) tertutup

Ragam jaminan yang mulia itu datang dari #paling baiknya utusan Allah yang menggembirakan

مِنْهَا مَوْتُ التَّلْمِيذُ عَلَى # دِيْنِ الْإِسْلَامِ الْمُنْبَلِجِ

لَا يَشْعُرُ أَصْلًا بِوَفَاةٍ # وَبِقَبْرٍ لَيْسَ بِمنْزَعِجِ

Diantaranya matinya sang murid # dengan membawa keislaman diri yang menyenangkan

Tidak merasakan kematian # dan di dalam kuburan tidak kaget

وَيُجَوِّزُ صِرَاطَ اللَّهِ عَلَى # أَمْلَاكِ اللَّهِ بِلَا مَرَجِ

وَشَفَاعَتُهُ لَا قَارِبَهُ # وَرَقَّيَّهِمْ أَعْلَى دَرَجٍ

Melintas jalan Allah diatas # punggung malaikat Allah tanpa ragu

Syafaat beliau Saw akan didapat, bukan sekedar kedekatan diri # bahkan akan meninggikan mereka hingga derajat yang tinggi

يُسْقَى مِنْ حَوْضِ مُحَمَّدِنَا # وَهُنَاكَ يَشُمُّ شَذَا الْأَرَجِ

فِي الْجَنَّةِ يَسْكُنُ أَعْلَاهَا # بِجِوَارِ الرُّسْلِ أَوْلَى الْبَلِجِ

Akan diberi minuman dari telaga Muhammad # di sanalah tercium semerbak wewangian

Bertempat di surga yang paling tinggi # disamping para Rasul yang lebih berhak mendapatkan kegembiraan

وَفَضَائِلَ عُظْمَى لَا تُحْصَى # لَآخِذِ وِرْدِ الْخَتْمِ يَجِي

فَعَلَيْكَ بِهِ يَا خِلُّ تَفُزُ # إِذْ مَا تَرْجُوْهُ مِنْهُ يَجِي

Dan masih banyak lagi ragam kemuliaan agung yang tak bisa dihitung # bagi pengamal wiridan Tijany, dia akan datang dengan keutamaan itu

Hendaknya engkau berpegang teguh padanya wahai kawan, niscaya engkau akan menang, # sebab akan yang kaharapkan akan datang (padamu)

يَا رَبِّ بِهِ وَحَلْيَفَتِهِ # ذِي التَّصَرُّفِ الْأَسْمَى الْبَهْجِ

حَامِلُ أَعْلَامِ طَرِيقَتِنَا # مَوْلَايَ عَلِيَّ ذِي الْحُجَجِ

Wahai Rab, Aku memohon dengan beliau Saw dan khalifahnya yang #bisa ber-tasharruf memberikan sukacita Pemegang panji thariqah kami # Tuanku Ali yang memiliki argumen yang jelas

مَنْ شَرَّفَ أَرْضِ تَمَاسِ # يْنَ وَحَمَاهَا حَقًّا مِنْ هَرَجِ

وَبِبَحْرِ الْعِلْمِ مُحَمَّدُ الـ # قُطْبِ الْعَرَبِي الْمُنْبَهِجِ

Sosok yang membuat Tamasin menjadi mulia dan menjaganya dari rongrongan

(dan Aku ber-tawassul pada-Mu) dengan lautan ilmu (sayyidi) Muhammad # sang wali Quthb Al ‘Arabi

الشَّرْقَاوِي السَّائِحِ مَنْ # يَنْمِي لِّلْفَارُوْقِ الْبَرَجِ

وَبِتِرْيَاقِ الْقَلْبِ اللَّاهِي # عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ مَدَى الْحُجَجِ

Asy-Syarqawi As-Sa ‘ihi, sosok #yang nasabnya berujung pada Al faruq

(akupun bertawassul) dengan bentuk penyangkalan kalbu

(ku) yang lalai ini dari mengingat Allah sepanjang waktu

الْأَقْرَانِي حِسْبَتُهُمْ # فَخْرَ الْعُلَمَاءِ بِلَا حَرَجٍ

وَبِقُدُوْمِنَا الْعُظْمَى سَنَدِي # الشَّنْقِطِي رَاقِي الدَّرَجِ

Yang keterkaitanku dengan mereka erat # tidak diragukan lagi, beliau adalah kebanggan ulama

Dan (aku bertawassul) dengan muqaddam agung kami; Sayyidi # Asy-Syingqithi, yang menggiring menaiki tingkatan rohani

وَبِشَيْخِي سَمَّى الخَتَمَ بِهِ # نَرْجُوْ الْإِنْقَاذَ مِنَ الْوَهَجِ

وَبِشَيْخِي ذِي النَّسَبِ الْعَالِي وَالْكَرَمِ النَّامِي وَ الْبَلَجِ

(Akupun bertawassul) dengan Syaikhku; pemiliki martabat khatm. # kamipun berharap pertolongan dari silaunya huru-hara (Kiamat)

(aku juga bertawassul) dengan syaikhku pemiliki nasab yang luhur # dan kemuliaan diri nan memberi kegembiraan

ذُخْرِى السَّامِي بَحْرَ الْإِحْسَانِ # نَسَبًا عَيْنَ الْبِرِّ الْبَلَجِ

أَحْمَدَ أُسْتَاذِي وَمَلَاذِي # الْمَانِحِ مَنْ لِنِدَاءٍ يَجِي

Simpanan perbendaharaanku, sang lautan kebaikan, # lagi memiliki nasab yang baik lagi menggembirakan (sayyidi) Ahmad yang merupakan ustadz dan tempat berlindungku # yang jika dipanggil akan datang

يَا رَبِّ بِهِمْ فَرِّجْ خَطَبِي # وَأَزِجَ غَمِّى وَأَزِلَّ وَهَجِي

وَاحْرُسْنَا رَبِّي وَأَغِثْنَا # بِالنَّصْرِ وَجَعْلٍ بِالْفَرَجِ

Wahai Rabb, (aku bertawassul) dengan kemuliaan mereka, agar Engkau lapangkan kesusahanku # sibak kesedihanku dan Engkau hilangkan kesilauanku (terhadap hawa nafsu) Jagalah kami wahai rabbku, tolonglah kami # dengan kemenangan dan solusi kelapangan jiwa

وَامْنَحْنَا مَا نَرْجُوْ دَوْمَا # يَا غَوْثَ الْخَائِفِ مِنْ وَهَجِ

وَاحْفَظْنَا مِنْ كُلِّ الْأَسْوَا # ءِ وَالْحِفْنَا بِعُلَا الدَّرَجِ

Senantiasa berilah kami apa yang kami harapkan # wahai penolong yang yang ketakutan dari hari yang panas (di Kiamat) nanti

Jagalah kami dari segala keburukan # berilah kami derajat yang tinggi

وَاغْفِرْ لِلنَّاظِمِ وَالتَّالِي # وَالْحَاضِرِ وَاحْمِ مِنَ الْهَرَجِ

بِجَمِيعِ الرُّسُلِ وَأَفْضَلِهِمْ # وَصَحَابَتِهِ أَهْلُ الْأَرَجِ

Ampuni yang mengarang sya’ir ini, yang membacanya, # dan juga yang hadir # jagalah kami dari kekacauan (hari Kiamat)

(aku memohon pada-Mu) dengan semua utusan Allah dan yang paling unggul diantara mereka (Nabi Muhammad Saw) dan juga dengan (kemuliaan) para sahabat nabi nan semerbak wangi

فَعَلَيْهِمْ صَلَّى مَوْلَانَا # وَالآلِ أَوْلَى الْخَلْقِ الْبَهِجِ

وَالقُطْبِ الْأَكْبَرِ قُدْوَتُنَا # الْخَتْمِ الْأَشْهَرِ ذِي الْبَلَجِ

Atas merekalah Tuanku (Allah) bersholawat dan juga bagi keluarga beliau; paling mulianya makhluk nan menyenangkan kalbu

Dan juga bagi sang wali Quthub terbesar; tauladan kami; pemilik maqam khatam yang terkenal lagi bersahaja wajahnya

مَا مُنِحَ الْقُرْبُ وَزِيْحَ الْكَرَ # بُ وَزَوَالِ الْخَطْبِ مَعَ الخرج

وَدَوَامَ مَقَالِ الطَّصْفَاوِي # بِسْمِ الْمَوْلَى مَوْلَى الْفَرَجِ

Tidaklah (dengan mereka) kecuali (kita) diberikan kedekatan pada Allah, tersingkirnya ujian # lanyapnya kesusahan dan kesulitan

Ucapan Ath-Thashfawi senantiasa diawali # dengan nama Tuhanku; pemberi kelapangan

أَبْيَات قَصِيْدِي عِدَّتُهَا # لَفْظُ (اللّٰه) اقْرَأْ تَبَجْهَجِ

Jumlah sya’irku sebanyak bilangan # lafazh Allah, maka bacalah engkau akan senang.

Pada bab ini, kami telah sebutkan ragam keutamaan murid Tijany yang senantiasa terikat dengan sang wali Quthub terbesar, Sayyidina wa Maulana Abul Abbas Ahmad bin Muhamad At-Tijany Ra, semoga kita dipersatukan dengan beliau Ra di dunia dan akhirat kelak.

Inilah apa yang ingin aku sampaikan dalam buku ini terkait dengan ragam perkara penting bagi setiap murid Tijany. Aku hanya berharap semoga kita senantiasa digolongkan sebagai orang yang terikat dengan Sayyidi Syaikh Ahmad At-Tijany Ra; semoga Allah masukkan kita ke dalam surga tanpa hisab; Allah memuliakan kita kelak bersama semua guru-guru kita, orang yang kita cinta, sahabat, kedua orang tua, suami/istri kita di sisi baginda Nabi Muhammad Saw pada derajat yang paling tinggi di surga.

Semoga pula dengan selesainya buku ini, buku ini bisa tersebar luar dimanapun dan memberikan manfaat bagi orang yang membacanya dari kalangan pecinta thariqah At-Tijaniyyah maupun pengamalnya.

Semoga Allah memberikan kita semua pahala yang berlimpah dan hanya Allahlah tempat sandaran kami dan sebaik-baiknya penolong. Segala puji bagi Allah dengan ungkapan pujian yang memadai atas ragam karunia-Nya dan sepadan dengan ragam anugerah tambahan lainnya.

Semoga Allah berkenan menyampaikan sholawat atas pusatnya rahmat Rububiyyah dan sang mutiara yang tak ternilai; Sayyidina Muhammad Saw; sang pembuka; sang penutup, dan (sholawatpun semoga terlimpah) pada keluarga dan para sahabat beliau.

Buku ini diselesaikan pada jam 5 dihari Kamis, 18 Ramadhan tahun 1328 H.

Sumber : BUKU FATHURRABBANI (FATHURRABBANI FIMA YAHTAJU ILAIHI MURID TIJANY) SYAIKH MUHAMMAD ATH-THASFAWI AT-TIJANY