You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU
Stock Terbatas Kualitas Terjamin

BUKU BERDO’A DALAM SHALAWAT AL-FATIH (ATH-THIIBUL FAAIH WAL WIRDUS-SAAIH FII SHALATIL-FATIH) SYAIKH MUHAMMAD FATHA BIN ABDUL WAHID AN-NAZHIFI AL-MARAKISYI

Dilihat 87x • Terjual 0

Untuk pemesanan, silahkan klik tombol di bawah ini:

SMS: 081312340489

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via SMS di 081312340489 pada perangkat handphone Anda.

×
Telp: 081312340489

Cara Membeli

Silahkan menghubungi kami via Phone di +6281312340489 pada perangkat handphone Anda.

×
@elsubha

Deskripsi

KATA PENGANTAR

الطيب الفائح والورد السائح في صلاة الفاتح

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ سَيِّدَنَا وَأَصْلَ وُجُودِنَا مُحَمَّدًا فَاتِحًا لِجَمِيعِ خَلْقِهِ * وَاحْتَصَّهُ بِخَالِصِ حُبِّهِ * فَكَانَ أَوْلَى الْخَلِيفَةِ وَأَحَقَّهُمْ بِرَبِّهِ * وَجَعَلَ الصَّلَاةَ عَلَيْهِ سَبَبًا لِنَيْلِ رِضَائِهِ وَقُرْبِهِ * وَمَنْ أَكْثَرَ الصَّلاةَ عَلَيْهِ كَانَ أَوْلَى النَّاسِ وَأَخَصَّهُمْ بِهِ * وَأَحَقَّهُمْ بِإِنَالَةِ حَبَائِهِ وَإِفَاضِةِ نِعَمِهِ وَأَجِدَرَهُمْ بِكِفَايَةِ مُهِمَّتِهِ وَغُفْرَانِ ذَنْبِهِ * وَتَطْهِيرِ سَرِيرَتِهِ وَتَنوِيرِ قَلْبِهِ * صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَتِهِ وَأَشْيَاعِهِ وَحِزْبِهِ وَتَابِعِيهِ وَجَمِيعِ أُمَّتِهِ وَمُحِبِّهِ * اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد الْفَاتِحِ لِمَا أُعْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِما سَبَقَ * نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ * وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ * وَعَلَى آلِهِ حَقَّ قَدْرِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ صَلَاةَ عَبْدٍ قَالَ حَمْدًا وَشُكْرًا لِلهِ عَلَى جَمِيعِ مَا أَحَاطَ بِهِ عِلْمُ اللهِ مِنَ النَّعَمِ وَالآلَاءِ عَلَى جَمِيعِ خَلْقِ اللهِ وَاسْتِحْفَاظًا لِنِعَمِ اللهِ * بِسْمِ اللهِ مَا شَاءَ اللهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ * ما شاءَ اللهُ كُلُّ نِعْمَةٍ مِّنَ اللهِ * مَا آءَ اللهُ الْخَيْرُ كُلُّهُ بِيَدِ اللهِ * مَا شَاءَ اللهُ لا يَصْرِفُ السُّوءَ إِلَّا اللهُ * آمين

Segala puji hanya untuk Allah yang telah menjadikan junjungan kami dan asal kejadian kami, nabi Muhammad sebagai pembuka bagi semua ciptaan-Nya. Dan meng khususkan dia dengan kesucian cinta-Nya. Maka adalah dia seutama ciptaan dan yang paling berhak dengan Tuhannya. Dan Dia menjadikan bershalawat atas kekasih-Nya Muhammad penyebab untuk mencapai keridhaan dan kehampiran-Nya. Siapa yang memperbanyak ber shalawat atasnya niscaya dia adalah orang yang lebih utama dan lebih khusus dengannya pada hari kiamat. Dan lebih berhak dengan mendapatkan pemberian dan curahan ni’mat-ni’mat-Nya dan lebih wajar dicukupkan kepentingannya dan diampuni segala dosa-dosanya serta dibersihkan batin dan dicemerlangkan hatinya. Rahmat Allah atasnya dan kesejahteraan atas keluarganya serta sahabatnya, istri-istrinya, keturunannya, golongannya, dan pengikutnya serta semua umat dan pecintanya.

Ya Allah curahkanlah Rahmat atas junjungan kami Nabi Muhammad, Pembuka sesuatu yang tertutup, Pengakhir bagi sesuatu yang telah berlalu, Penolong (Agama) yang benar dengan Allah Yang Maha Benar dan penunjuk ke jalan-Mu yang lurus dan atas keluarga Beliau sebenar-benar pangkat dan martabat Beliau yang agung, sebagai rahmat untuk seorang hamba yang mengucapkan puji dan syukur bagi Allah atas semua yang meliputi dengan nya oleh Ilmu Allah. daripada segala ni’mat-ni’mat atas semua ciptaan-ciptaan Allah, dan karena menjagakan keutuhan bagi ni’mat-ni’mat Allah. Dengan nama Allah sesuatu yang menghendaki oleh Allah, tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah. Sesuatu yang meng hendaki oleh Allah, semua ni’mat dari Allah. sesuatu yang menghendaki oleh Allah semua kebaikkan ada di tangan Allah. Tiada yang menolakkan kejahatan melain kan Allah.

Saudara saudariku kaum muslimin dan muslimat yang ber bahagia di manapun berada, di dalam perjalanan al-faqir keberbagai negara Islam, ternyata al-faqir menjumpai sebuah daerah yang sering didatangi oleh banyak touris dari berbagai negara, rakyatnya sangat ramah dan sangat memuliakan terhadap tamu-tamunya, perekonomiannya sangat pesat, tempat-tempatnya juga aman, jauh dari bencana dan mala-petaka, bila dilihat dari raut-muka penduduknya mereka adalah orang-orang yang dianugrah kan oleh Allah kesejahteraan hidup di dunia dan kelak di akhirat, dan dari pancaran sinar muka, mereka adalah orang-orang ahli ibadah, pedagangnya saja berwajah penuh dengan sinaran. entah amalan apa saja yang mereka sukai merutinkannya?. Di antara daerah itu disebutkan dengan Marrakesy. yaitu salah satu daerah di kawasan Maroko dan di daerah itu sangat banyak para wali Allah, baik yang “masyhur” (dikenal orang) atau yang “mastur” (tersembunyi) di antara para wali yang sangat dikenal di kalangan orang-orang khusus dan umum ialah seperti, As-Syekh Ahmad Ats-Tsebiti, Imam Suhaili, Qadhi lyadh (pengarang kitab Asy-Syifa), Asy-Syekh Muhammad Sulaiman Al-Jazuli (pengarang Dalailil-Khairat), As-Syekh Abdul-Aziz Ad-Dabbag, Sayyidi Asy-Syekh Ahmad Sukairij, dan Asy-Syekh Mauhammad Fatha Bin Abdul-Wahid An-Nazhifi Al-Marakisyi (Pengarang “Ath-THiibul-Faaih wal wirdus-Saaih fii Shalatil-Fatih” yang sekarang al-faqir terjemahkan ini dan diberi judul dengan “Berdo’a Dalam Shalawat”. Semua para wali-wali tersebut adalah para ulama yang banyak mempunyai karangan-karangan buku dari curahan lebat dari ilmu laduni yang langsung turun dari Tuhan Yang Maha Mengetahui yang ghaibi wasy syahadah.

Di tahun berikutnya, al-faqir musafir lagi ke Kerajaan Maroko, sambil melihat-lihat dan mencari tau rahasia kedamaian dan ketentraman serta rasa ingin tahu lebih dekat tentang keperibadian penduduknya dan apa saja yang mereka amaliahkan setiap harinya, ternyata mereka tidak hanya sangat ahli dalam Al-Qur’an dan gemar dalam membacanya, mengamalkan isi kandungannya. semenjak kecil sudah banyak sekali anak-anak yang hafal Al-Qur’an dan untuk ahli di dalam ilmul hadits pun zaman sekarang adalah dari kalangan orang orang Maroko. Pengarang-pengarang kitab juga umum dan khususnya dari Maroko. Satu orang Syekh ada yang mempunyai karangan sampai lebih dari empat ratus macam judul kitab, dan satu macamnya ada yang mencapai sepuluh jilid kitab.

Apa saja rahasianya jadi sampai semua ini bisa mereka dapatkan?. Ulama-ulama Mekkah yang sangat A’lim pun ternyata banyak yang berguru mengambil ilmu dari ulama-ulama Maroko. Mereka memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka seperti orang-orang Makkah dan madinah yaitu dengan dihafalkan dahulu Al-Qur’an, kemudian kebanyakan orang tua di Maroko memberikan masukan kepada anak-anak mereka, supaya berterima kasih kepada pembawa agama Islam ini, yaitu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Kalau bukan sebab diutusnya nabi Muhammad Rasulullah, tentunya kita semua tidak ada yang beriman, tidak ada yang bisa mengaji, tidak ada yang bisa shalat dan puasa, bahkan tidak ada yang bisa mengetahui semua ilmu agama. Oleh karenanya, mereka mendidik anak-anak mereka untuk berterima kasih kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu dengan memperbanyak membaca shalawat kepada Beliau, bukankah Rasulullah sendiri yang bersabda: “Tidak berterima kasih kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada manusia”. Mereka membaca shalawat dengan hudhur hati, jiwa dan perasaan mereka kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam di setiap kalimat yang mereka baca sehingga rahasia shalawat mesra di batang tubuh mereka seperti mesranya jasad dan ruh, mengalir ke dalam jiwa dan raga mereka seperti mengalirnya darah dan banyak sekali kelebihan yang mereka dapatkan, kelezatan yang tiada tara dan yang tidak bisa dihinggakan pun mereka rasakan. Mereka merasakan kekayaan yang sebenarnya sekali pun seandainya mereka adalah orang yang tidak mempunyai harta dan dengan itu mereka dalam keamanan sekalipun tidak ada penjaga yang men jaga mereka. Rezeki datang kepada mereka berlimpah ruah dari segenap penjuru sekalipun seandainya tanpa ada usaha yang mereka tekuni. Mereka tidak mengkhawatirkan krisis ekonomi, karena sebab segelintir merekalah kampung halaman jadi aman dan damai serta sejahtera. Penduduk kota Maroko telah merasakan kesejahteraan hidup mereka. Mengapa tidak?, bukankah Allah sendiri yang mendahului bershalawat kepada nabi-Nya kemudian para makhluk suci daripada para malaikat-Nya sebelum Dia memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk bershalawat kepada kekasih-Nya nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Allah tidak memerintahkan sesuatu yang Dia memulainya seperti la memerintahkan untuk membaca shalawat kepada Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.

Wahai saudara saudariku di jalan Allah.

Hadirkanlah selalu kekasih Allah yang kamu ber- shalawat untuknya di dalam hati dan jiwamu.

Jangan lupa menghaturkan Al-Fatihah dan Al-Fatih untuk Beliau dan untuk Syaikhuna Ahmad At-Tijani dan juga pengarang serta al-faqir yang menulis menterjemahkan dan mengijazahkan shalawat ini kepada ikhwan akhawat sekalian.

Selamat Mengamalkan

Saudaramu Di Jalan Allah Dan Rasul-Nya,

Ahmad Anshari Bin Haji Hasan Basri

DAFTAR ISI

1. 40 Tempat Kita Dituntut untuk Bershalawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alayhi Wasallam

2. Faidah dan Fadhilat Shalawat

3. Dalil Syarat Terkabulnya Doa

4. Pembuka Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih

5. Niat Membaca Do’a Dalam Shalawat Al Fatih

6. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf ALIF

7. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf BA

8. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf TA

9. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf TSA

10. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf JIM

11. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf HA`

12. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf KHO

13. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf DAL

14. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf DZAL

15. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf RO

16. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf ZAY

17. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf SIN

18. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf SYIN

19. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf SHOD

20. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf DHOD

21. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf THO

22. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf ZHO

23. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf AIN

24. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf GHOIN

25. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf FA

26. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf QOF

27. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf KAF

28. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf LAM

29. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf MIM

30. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf NUN

31. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf WAW

32. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf HA

33. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf LAM ALIF

34. Berdo’a Dalam Shalawat Al Fatih dengan Huruf YA

35. Shalawat AL AMBARIIAH

36. Kaifiyah (cara) membaca Surah Yasin, Waqi’ah dan Al-Mulk

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “BUKU BERDO’A DALAM SHALAWAT AL-FATIH (ATH-THIIBUL FAAIH WAL WIRDUS-SAAIH FII SHALATIL-FATIH) SYAIKH MUHAMMAD FATHA BIN ABDUL WAHID AN-NAZHIFI AL-MARAKISYI”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *