You dont have javascript enabled! Please enable it!
Elsubha menjamin Garansi 100% Uang Kembali jika barang yang diterima adalah PALSU

Arsip Kategori 4.0.4. FATHURRABBANI FIMA YAHTAJU ILAIHI MURID TIJANY

Ragu Hitungan Wiridan

Elsubha.com – Ragu Hitungan Wiridan Terkait dengan murid Tijany yang ragu, apakah hitungan bacaan wiridannya kurang atau lebih, maka ia harus memastikannya; yaitu hitungan yang paling sedikit. Setelah ia membaca wiridan, dilanjutkan dengan membaca istighfar 100 kali dengan niatan jabr (menambal kekurangan). Begitu juga kondisinya bagi murid Tijany yang mampu memastikan kekurangan atau kelebihan bacaan wiridannya tetapi setelah selesai membaca kekurangan hitungan bacaannya, ia pun…

Baca selengkapnya

Wiridan Bagi Orang Yang Sakit

Elsubha.com – Wiridan Bagi Orang Yang Sakit Orang yang sakit, sedang haid dan nifas, mereka bisa memilih mau membaca wiridan lazimah atau tidak?. Perkara ini sebagaimana disebutkan dalam Al Ifâdah Al Ahmadiyyah, “Orang yang sedang sakit bisa memilih (mau membaca wiridan atau tidak) membaca wiridan hingga ia kembali mampu membacanya.” Terkait dengan kondisi orang yang sakit, Allah Swt tetap menuliskan pahala baginya seperti kala ia…

Baca selengkapnya

Waktu Pembacaan Wiridan

Elsubha.com – Waktu Pembacaan Wiridan Waktu pilihan untuk membaca wiridan lazimah pagi adalah setelah shalat Shubuh sampai waktu Ddhuha akhir, waktu daruratnya mulai dari waktu Dhuha akhir hingga matahari tenggelam. Bagi orang yang membacanya pada waktu pilihan, ia boleh memajukan waktu bacaannya pada waktu malam meski tanpa adanya udzur, dan ini bahkan lebih utama daripada ia membacanya di siang hari dan juga lantaran keutamaan berdzikir…

Baca selengkapnya

Syarat Wiridan Yang Lazim Ada dan Kamaliyah

Elsubha.com – Syarat Wiridan Yang Lazim Ada dan Kamaliyah ➤ Ragam syarat wiridan yang lazim ada adalah: 1. Suci dari hadats kecil dengan air atau tayammum. 2. Suci dari hadats besar dari jasad, pakaian dan tempat. 3. Menutup aurat. 4. Tidak berbicara kecuali darurat. 5. Mengucapkan niat pada awal membaca wiridan. 6. Bersuci dengan air untuk membaca sholawat Jauharatul Kamal. 7. Duduk untuk membaca wazhifah…

Baca selengkapnya

Lafazh Bacaan Hailalah

Elsubha.com – Lafazh Hailalah Sedangkan mengenai dzikir hailalah, yaitu seorang murid Tijany membaca Lâ Ilaha Illallah atau isim mufrad (Allah), atau bisa juga mengucapkan Lâ Ilaha Illallah dan juga isim mufrad tanpa hitungan bilangan setelah shalat Ashar di hari Jum’at sampai matahari tenggelam. Jika mau, bisa menentukan jumlah bilangan yang akan dibaca minimal 1000 kali ke atas dan tidak boleh kurang dari 1000 serta tidak…

Baca selengkapnya

Lafazh Bacaan Wazhifah

Elsubha.com – Lafazh Bacaan Wazhifah Bacaan istighfar dengan shighat أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ “Astaghfirullohal ‘Azhim Alladzi Lâ Ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyûm, (Aku mohon ampun pada Allah yang Agung yang tiada Ilah melainkan Dia, Dzat Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri)” sebanyak 30 kali Sholawat Fatih sebanyak 50 kali. Andai belum hafal, maka gugur hukum membacanya baginya. اللَّهُمَّ…

Baca selengkapnya

Lafazh Wiridan Lazimah Pagi dan Sore

Elsubha.com – Lafazh Wiridan Lazimah Pagi dan Sore Dengan demikian engkau telah mengetahui seluk-beluk perkara diatas, maka aku katakan bahwa wiridan lazimah dalam thariqah At-Tijaniyyah adalah: Bacaan أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ “Astaghfirullah, Aku mohon ampun pada Allah),” 100 kali. Sholawat kepada Nabi Saw dengan shighat sholawat apapun 100 kali, namun sholawat Fatih tentu lebih utama untuk dibaca, atau bisa juga membacanya dengan redaksi, اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى…

Baca selengkapnya

Wiridan Thariqah At-Tijaniyah (Ragam Syarat dan Waktunya)

Elsubha.com – Wiridan Thariqah At-Tijaniyyah (Ragam syarat dan waktunya) Ketahuilah bahwa tujuan dari paparan ini adalah pemaparan tentang wiridan bagi pengamal thariqah At-Tijaniyyah dan bukan untuk disebarluaskan kepada yang lainnya, sebab orang yang membaca wiridan tersebut tanpa adanya izin, berarti ia telah memudharatkan dirinya sendiri, terlebih lagi orang yang langsung mengambil wiridan dari sebuah kitab. Dalam Al Ajwibah An-Nashiriyyah disebutkan, “Berbagai macam dzikiran itu baik,…

Baca selengkapnya

Syarat Lazimah Berkaitan Dengan Wiridan Murid Tijany

Elsubha.com – Syarat Lazimah Berkaitan Dengan Wiridan ada 7, yaitu: 1. Suci dari hadats dengan menggunakan air atau dengan bertayammum. Perkara ini sudah dibahas pada bab II dari buku ini. 2. Suci dari khubuts dari tubuh, pakaian dan tempat. Dalam Jawahirul Ma’ani disebutkan, “Syaratnya adalah menjaga shalat fardhu pada waktunya dengan berjama’ah jika memungkinkan; sucinya badan dan pakaian; menghadap kiblat dan tidak bicara kecuali darurat.”…

Baca selengkapnya

Syarat Lazimah Berkaitan Dengan Diri Murid Tijany

Elsubha.com – Syarat Lazimah Berkaitan Dengan Diri Murid Tijany ada 3, yaitu: 1. Tidak berziarah kepada wali Allah; baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, kecuali para nabi, sahabat nabi dan ikhwan thariqah At-Tijaniyyah. Disebutkan dalam Al Ifâdah Al Ahmadiyyah, “Rasulullah Saw pernah bersabda (padaku), “Satu masalah yang ditutupi oleh para Syaikh adalah bahwa setiap orang yang telah mengambil (wiridan thariqah) dari seseorang, lalu…

Baca selengkapnya