Deskripsi
KATA PENGANTAR PENERBIT
Setiap hari kita merasakan limpahan karunia Allah yang begitu banyak bahkan kita pun tak dapat menghitungnya, sudah sepatutnya semua itu kita syukuri, dengan harapan agar Allah golongkan menjadi ‘Abdan Syakûran (Hamba yang pandai bersyukur).
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada baginda Nabi Muhammad Saw, dengan harapan agar kita digolongkan menjadi umat beliau yang senantiasa ber-tafaqquh fid-dîn dan meneruskan dakwah beliau.
Penerbit menyambut baik terjemahan kitab Al Qaul As-Sadîd fi Shifat Al Murid yang merupakan karya ulama Tijany kenamaan; Muhammad bin Muhammad Al Hajuji. Penerbit memberi judul buku ini dengan “40 Sifat Murid Tijany,” karena dua sebab: pertama, penulis buku ini adalah ulama thariqah At-Tijany; kedua, buku ini sengaja beliau buat untuk para ikhwan Thariqah At-Tijaniyyah.
Penerbit berharap buku ini bisa menambah khazanah literatur Thariqah At-Tijaniyyah di Indonesia, khususnya bagi ikhwan maupun akhwat yang belum bisa memahami naskah Arab. Penerbit juga berharap bisa menerbitkan berbagai karya maupun terjemahan literatur Thariqah At-Tijaniyyah, sehingga beragam kajian dan sisi kelimuan Sayyidi Syaikh Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra bisa tersampaikan kepada para ikhwan dan juga akhwat Thariqah At-Tijaniyyah.
Akhirnya, kamipun sadar masih banyak kekurangan dalam penerbitan buku ini, baik itu dari sisi editing, layout, maupun kualitas terjemahan. Insya Allah dalam terbitan selanjutnya kami akan terus melakukan perbaikan demi perbaikan, sehingga buku ini bisa sempurna dikemudian hari. -Hanya kepada Allah kami berserah diri dan mengakui keterbatasan diri, serta hanya kepada-Nya kami memohon pertolongan-Nya
KATA PENGANTAR PENERJEMAH
Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmu ash-shālihat, wash-shālātu wassalāmu ‘ala sayyidis-sādāt, sayyidina Muhammadin khoirul ahlil ardhi wassamawât, wa ‘alâ âlihi wa shahbih, awwâilu man nâlû asy-syafa’ât.
Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin al fatihi, al khâtim, wa ‘ala alihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘azhim. Wa radhiyallahu ‘an syaikhina wa washilatina ila rabbina, Sayyidi Ahmad bin Muhammad At-Tijany Ra, wa ‘anna bihi Âmîn, Wa Ba’du.
Beribu ungkapan syukur hanya bagi Allah atas segala limpahan anugerah yang tak terhitung jumlahnya, yang dengan anugerah itu pula saya mampu menyelesaikan terjemahan buku ini dengan baik.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada murabbi ruh kita; baginda Rasulullah Muhammad Saw, sudah sepatutnya murid suluk memohon madad beliau setiap saat agar dikuatkan dalam menempuh perjalanan ruhani yang dalamnya tak terkira. Semoga madad ruhani senantiasa kita dapatkan dan di hari Kiamat nanti kita pun mendapatkan kemuliaan dengan kedekatan ruhani kita dengan beliau Saw.
Kali ini, saya suguhkan kajian ragam sifat yang sudah sepatutnya diaplikasikan dalam diri setiap murid Tijany agar suluk-nya benar dan harapan untuk wushul dapat terwujud. Hal ini kami ketengahkan agar pada ikhwan bisa tahu, mendalami dan mengaplikasikan ragam perkara yang ada di dalam buku ini pada keseluruhan diri ikhwan Tijany sebagai murid suluk..
Akhirnya, sayapun menyadari bahwa terjemahan buku ini masih banyak kekurangan, baik dari sisi kualitas terjemahan, maupun pemahaman naskah. Untuk itu penerjemah pun akan terus melakukan perbaikan demi perbaikan, hingga buku ini kelak bisa sempurna. Hanya sebatas inilah yang telah kami usahakan, selebihnya kami hanya bertawakal kepada Allah Swt. -Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir.-
Penerjemah,
Fery Rahmawan Asma, Lc, MA
Judul Terjemahan = 40 Sifat Murid Tijany
Judul Kitab Asli = Al Qaul As-Sadid fi Shifat Al Murid
Jumlah Halaman = 124 halaman
DAFTAR ISI
Biografi Syaikh Muhammad bin Muhammad Al Hajuji At-Tijany
34. Tidak Mengaku Dirinya Lebih Tinggi Diatas Syaikh
35. Ketika Kondisi Jiwa Syaikh Dianggap Bermasalah
37. Menjaga Waktu dan Syari’at
38. Tidak Mendekat Kepada Pemerintah
39. Meyakini Syaikh Tidak Memiliki ‘Ishmah
40. Menjaga Ragam Adab Syari’at
Motto:
مَنْ ضَيْعَ الْأُصُولَ حُرِّمَ الْوُصُولَ
Siapa yang menyia-nyiakan ragam pondasi (suluk), dia diharamkab untuk bisa wushul (ke hadhrah Allah)
(Al Imam Al Qusyairi)





Ahmad –
Buku bagus untuk Ikhwan yang ingin mempelajari lebih banyak tentang Thariqah tijani